Osi Layer
Assalamualaikum Wr.Wb
Disini saya akan membuat artikel tentang OSI LAYER , langsung saja berikut ini selengkapnya.
Pengertian Osi Layer
Open System Interconnection (OSI) adalah sebuah model referensi dalam bentuk kerangka konseptual yang mendefinisikan standart koneksi untuk sebuah komputer. Tujuan dibuat Osi Layer yaitu agar menjadi rujukan untuk para vendor dan developer sehingga produk/software yang mereka buat dapat bersifat Interporate ( ( Dapat bekerja sama dengan sistem/produk lainnya tanpa harus melakukan upaya khusus dari user(pengguna).
Layer - Layer pada OSI
( Physical )
Fungsi : Mengirimkan data melalui transmisi
Contoh : HUB, NIC, Kabel, dll.
( Data Link )
Fungsi : Menambahkan MAC Address pada paket file/data.
Contoh : Switch.
( Network )
Fungsi : Menambahkan jaringan pada paket file/data.
Contoh : Router, Layer 3 Switch.
( Transport )
Fungsi : Mengatur Flow Control, Acknowledgement, dam mengirim ulang data jika diperlukan.
Contoh : TCP, UDP
( Sesion )
Fungsi : membentuk koneksi kemudian memutuskannya ketika seluruh data terkirim
Contoh : NetBIOS, PPTP
( Presentation )
Fungsi : memformarmat data sehingga dapat dikenali oleh penerima.
Contoh : JPG, GIF, HTTPS, SSL, dll.
( Application )
Fungsi : menunjang aplikasi untuk berkomunikasi melalui jaringan.
Contoh : SMTP.
sekian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat
wassalamualaiku wr.wb
Pengertian Osi Layer
Open System Interconnection (OSI) adalah sebuah model referensi dalam bentuk kerangka konseptual yang mendefinisikan standart koneksi untuk sebuah komputer. Tujuan dibuat Osi Layer yaitu agar menjadi rujukan untuk para vendor dan developer sehingga produk/software yang mereka buat dapat bersifat Interporate ( ( Dapat bekerja sama dengan sistem/produk lainnya tanpa harus melakukan upaya khusus dari user(pengguna).
Layer - Layer pada OSI
( Physical )
Fungsi : Mengirimkan data melalui transmisi
Contoh : HUB, NIC, Kabel, dll.
( Data Link )
Fungsi : Menambahkan MAC Address pada paket file/data.
Contoh : Switch.
( Network )
Fungsi : Menambahkan jaringan pada paket file/data.
Contoh : Router, Layer 3 Switch.
( Transport )
Fungsi : Mengatur Flow Control, Acknowledgement, dam mengirim ulang data jika diperlukan.
Contoh : TCP, UDP
( Sesion )
Fungsi : membentuk koneksi kemudian memutuskannya ketika seluruh data terkirim
Contoh : NetBIOS, PPTP
( Presentation )
Fungsi : memformarmat data sehingga dapat dikenali oleh penerima.
Contoh : JPG, GIF, HTTPS, SSL, dll.
( Application )
Fungsi : menunjang aplikasi untuk berkomunikasi melalui jaringan.
Contoh : SMTP.
sekian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat
wassalamualaiku wr.wb
Komentar
Posting Komentar